Hidup dalam cerita sendiri itu yang selalu bikin kecewa, berkhayal cerita seperti fairy tale tapi ternyata hanya sebuah cerita sinetron yang ngga jelas akhirnya. Terkadang aku suka hopless dengan semua ini.. Aku yang terlalu naif atau Tuhan yang terlalu sayang aku dengan selalu memberiku ujian.
Baru deket sama cowok lain dan mencoba membuka hati, mmmm..lagi-lagi dia mengusik kehidupanku, buyaaaarrrr semuanya! Kembali lagi aku berdoa, kembali aku berharap.. Semoga dia kembali menjadi milikiku,bahkan untuk kali ini untuk selamanya. Tapi, nyatanya ngga seperti yang aku pikirkan.. Aku sama sekali tidak mengenalnya, dia berubah, dia ngga seperti dulu yang aku kenal. Sekarang kita benar2 seperti memiliki jurang pemisah yang begitu curam.
Ya Rabb.. Ujian apalagi yang kau berikan padaku,apa karena aku terlalu sibuk memikirkan diriku. Sehingga lupa yang lain yang seharusnya menjadi fokus utamaku? Pekerjaan, keluarga, sahabat dan kehidupan sosialku yang lain.
Ya Rabb.. Aku hanya ingin bahagia, aku ingin tertawa lepas. Tidak bermuram durja, tidak seketika hilang nafsu makan, tidak merenung sendiri dan tidak memikirkan hal-hal negatif. Aku ingin bahagia, aku ingin khsyu beribadah pada-MU ya Rabb.. Bersama orang yang aku cintai karena-MU..